Senin, 21 Juli 2014

GAME PROCESSING ASTEROID





Processing adalah bahasa pemrograman dan lingkungan pemrograman (development environment) open source untuk memprogram gambar, animasi dan interaksi. Digunakan oleh pelajar, seniman, desainer, peneliti, dan hobbyist untuk belajar, membuat prototipe, dan produksi. Processing digunakan untuk mengajarkan dasar-dasar pemrograman komputer dalam konteks rupa dan berfungsi sebagai buku sketsa perangkat lunak (software) dan tool produksi profesional.Processing adalah suatu projek terbuka yang diinisiasi oleh Ben Fry dan Casey Reas. Berkembang dari ide-ide yang dieksplorasi di Aesthetics and Computation Group (ACG) di MIT Media Lab. Projek ini kini terus diperbaiki dan dikelola oleh sejumlah kecil tim voluntir.
Processing mengaitkan konsep software pada prinsip-prinsip bentuk rupa, gerak, dan interaksi. Processing mengintegrasikan suatu bahasa pemrograman, lingkungan pemrograman, dan metodologi pengajaran ke dalam sistem terpadu.
Game Asteroid adalah game yang di rancang dengan menggunakan bahasa pemrograman Proecessing dengan tema luar angkasa yang dikategorikan jenis game shoot atau menembak. Game ini terdiri dari beberapa unsur dari maulai desain gambar,suara serta pemrogramannya itu sendiri.
Di Sini saya akan memebahas mengenai bagian sound atau suara yang ada pada game ini. Berikut ini kodingan dari penambahan suara:

Senin, 13 Januari 2014

PART 1 E-Book




BAB I
PENDAHULUAN
1.1.              Latar Belakang

Di era global dengan perkembangan teknologi yang pesat saat ini kita sering melihat suatu desain gambar yang unik dan kreatif ada di media- media saat ini. Desain gambar tersebut di buat dengan tujuan agar menarik perhatian orang – orang tentunya sebagai hiburan refreshing atau sekedar menikmatinya saja. Desain pemodelan grafik komputer telah menunjukkan kemajuan  yang pesat dalam pengembangan berbagai aplikasi untuk menghasilkan gambar.
 Desain Pemodelan Grafik adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang teknik membuat sebuah objek, memanipulasi gambar dan membuat sebuah gambar dapat terlihat seperti hidup (bergerak). Proses ini sepenuhnya dilakukan oleh komputer. Pada saat ini Desain grafika komputer sudah digunakan pada bidang sains, engineering, kedokteran, bisnis, industri,  pemerintahan, seni, hiburan, iklan, pendidikan, dan lain-lain. Sudah semakin banyak pula bahasa pemrograman yang dilengkapi dengan tools/library pembuatan grafik Salah satu tools/library pembuatan aplikasi grafik adalah OpenGL (Open Graphics Library). OpenGL(Open Graphics Library) adalah suatu spefikasi grafik yang low-level yang menyediakan fungsi untuk pembuatan grafik primitif termasuk titik, garis, dan lingkaran. OpenGL digunakan untuk mendefinisikan suatu objek, baik objek 2 dimensi maupun objek 3 dimensi.
Pemodelan grafik komputer yang erat hubungannya yaitu antara camera modelling dan texture modelling ini berkaitan dengan memperlihatkan suatu objek bisa menampilkan tekstur dari objek dengan sorotan cahaya dari camera ataupun saat pengambilan gambar dari bentuk objek tersebut. Pemodelan yang dilakukan menjelaskan algoritma algoritma yang digunakan serta cara melogika titik titik dari koordinat objek dalam membuat suatu tekstur khas objek tersebut agar kamera dapat menampilkan dengan jelas tekstur tersebut sehingga membentuk suatu objek yang mirip dengan yang aslinya.
Dalam makalah ini  dengan tema camera modelling dan texture modelling kami membuat suatu obyek yang akan menampilkan suatu gambar 3D ke dalam 2D dengan syarat tampilan obyek tersebut harus memperlihatkan teksture objek tersebut. Dengan itu kami menggunakan aplikasi autocad dalam pembuatan gambar.


1.2.     Maksud dan Tujuan

Adapun maksud dan tujuan dari pembuatan camera modeling dan texture modelling kali ini adalah :

1.      Melengkapi salah satu syarat tugas yang di berikan dalam mata kuliah Desain  
Pemodelan Grafis dan juga menambah nilai softskill.
2.      Mempersiapkan mahasiswa untuk dapat membuat hasil karya sesuai dengan
bidang studi yang di jalani.
3.      Melatih kemampuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengerjakan tugas individu maupun kelompok.
4.      Mendapatkan pengetahuan baru, baik berupa ilmu pengetahuan, teknologi, dan
pengalaman diluar perkuliahan, sehingga diharapkan dapat mensinergikan antara dunia perkuliahan dengan dunia kerja

1.3.     Ruang Lingkup

Dalam penyusunan pembuatan desain grafik komputer dengan camera modelling dan texture modelling ini kami membatasi ruang lingkup yang akan kami bahas. Kami hanya akan membahas bagaimana proses Pembuatan suatu gambar dengan camera modelling dan texture modelling. Objek yang akan kami buat sampel adalah sebuah rumah dimana nantinya akan ada tampilan rumah agar terlihat 3D dan akan ada guratan – guratan tekstur dari tembok serta gentingnya.

1.4.     Permasalahan Pokok

Adapun masalah yang akan dibahas dalam laporan Softskill yaitu: Proses pelaksanaan pembuatan objek rumah, di sini kami baru pertama kali membuat obyek rumah dengan menggunakan aplikasi autocad sehingga dalam pembuatan kami hanya membuat suatu sampel yang tidak terlalu rumit dalam pengerjaannya tetapi tidak menghilangkan syarat dalam tugas modelling yang diberikan.


Jumat, 29 November 2013

TOOLS pada BLENDER

Pada tugas sofskill kali ini saya diminta menjelaskan tentang TOOLS yang saya gunakan untuk projek 3D yang nantinya akan saya presentasikan. Saya menggunakan  TOOLS BLENDER dalam mengerjakan 3D objek yang akan saya presentasikan.
Blender merupakan suatu softwere gratis yang Berebasis Opensource dan bisa digunakan untuk modeling, texuring, lighting, animasi dan video post processing 3 dimensi. Blender juga merupakan opensource 3D yang paling populer di dunia. Blender merupakan salah satu program Modeling 3D dan Animation, dengan mempunyai  kelebihan  sendiri  dibandingkan  program  modeling  3D  lainnya.  Kelebihan yang  dimiliki  Blender  adalah  dapat  membuat  game  tanpa  menggunakan  program. Untuk pembuatan program Blender menggunakan bahasa pemrograman Python hal ini justru memepermudah pengguna karena bahasa python lebih gampang daripada c++ atau c.
Berikut ini tampilan Blender











Gambar diatas merupakan tampilan awal Blender terlihat cukup sederhana.
Jumat, 08 November 2013

CAMERA MODELLING FOR COMPUTER GRAPHIC

Kamera modelling merupakan  suatu permodellan dimana dalam komputer grafis digunakan untuk perkiraan sistem optik fisik. Beberapa model kamera memiliki ke khasannya masing masing dalam menghasilkan suatu gambar. Sebuah model kamera mensimulasikan menangkap cahaya dari tiga dimensi menjadi ruang objek gambar ke dua dimensi. Kebanyakan model mengandung perkiraan sistem lensa pararel seperti dari kamera atau mata. Sumbu yang melewati pusat geometris dari sistem lensa disebut sumbu optik. Dalam komputer grafis pusat dari sistem lensa tunggal disebut pusat proyeksi(COP).  Suatu objek dalam adegan diproyeksikan melalui sistem lensa untuk memebentuk sebuah gambar di sisi berlawanan dari sistem. Setiap lensa memiliki aperture yang mendefinisikan daerah dimana cahaya diperbolehkan untuk langsung ke gambar. Biasanya model – model render mempertimbangkan suatu gambar didepan sistem lensa  ketika membentuk gambar, model kamera mempertimbangkan bidang film belakang sistem lensa. Seperti sistem optik fisik ,gambar terbentuk  pada bidang film terbalik. Dalam optik unit standar kekutan lensa adalah diopter unit yang diukur dalam meter terbalik. Meskipun jumlah blur tidak  sama di kejauhan , itu merupakan sekeliling dari dioptri. 
Senin, 14 Oktober 2013

Penerapan Camera Modelling



Dalam suatu pembuatan  karya Audio visual ,contohnya perfilman selalu direncanakan segala aspek yang membuat suatu film tersebut menarik dengan membawa para penonton menghayati  serta berimajinasi dengan apa yang sedang ditontonnya. Dari segala aspek tersebut salah satunya adalah aspek dalam pengambilan gambar walaupun tidak menyampingkan aspek ceritanya. Suatu gambar lebih memberikan ilustrasi apa yang sedang terjadi dalam film tersebut. Animasi merupakan salah satu obyek 2D atau 3D yang pengambilan gambarnya butuh fokus yang lumayan tinggi terutama animasi 3D. Pada Obyek 3D tersebut diambil suatu gambar dengan menentukan sudut pandang dari segala arah agar gambar 3D tersebut kelihatan hidup dan nyata.
Pengambilan gambar yang sebenarnya pada saat di lapangan dalam karya audio visual disebut dengan istilah Teknik Kamera Elektronik atau juga bisa disebut Teknik Kamera.Teknik Kamera terdiri atas 4 komponen yaitu Camera Angle, Type of  Shot, Type of Character dan Moving Camera . kali ini saya akan membahas mengenai Camera angle dan Moving Camera.

Minggu, 20 Januari 2013

SOSIAL MEDIA PADA UNIVERSITAS DI INDONESIA

Media sosial / Sosial Media adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Kali ini saya akan membahas mengenai Sosial Media yang ada di Universitas di Indonesia. Pada dasarnya Setiap Universitas mempunyai Sosial Media yang merupakan sarana berbagi informasi baik berupa tulisan,gambar atau video. Hal itu dilakukan untuk mempermudah para Dosen,Mahasiswa atau orang yang ingin mencari tau informasi mengenai Universitas yang bersangkutan juga bisa digunakan untuk mencari tau kabar terupdate.

Berikut ini saya akan ulas dan membandingkan sarana Media Sosial yang ada pada Universitas Widyatama Bandung dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran jawa Timur.

Jumat, 30 November 2012

Mengulik Cerita di Balik Gedung Tua Jakarta



Museum Fatahillah , Kota Tua 22 November 2012
Kota Tua adalah nama suatu tempat dari sekumpulan bangunan tua peninggalan Belanda pada zaman penjajahan. Dahulu Kota ini sangatlah indah pada zamannya dan arsitektur Belanda sangatlah kental di setiap bangunannya. Nah cerita dari Kota Tua itu sejarahnya tak lepas dari pada zaman penjajahan Belanda. Dahulu Kota Tua itu bernama Batavia Lama yang terletak di sebelah timur sunga Ciliwung dan Kota Tua ini mempunyai julukan “Mutiara dari Timur” dan “Ratu dari Timur” di mata para pedagang Eropa. Dilihat dari segi tema bangunannya, sangat jelas sekali kalau kota tua ini dibangun dengan menyesuaikan kota – kota yang ada di Belanda. Bangunan – bangunan ini memiliki jendela yang cukup banyak dengan gedung yang memanjang serta diatas atapnya terdapat sebuah menara seperti bangunan yang ada pada Belanda. Tiang – tiang penyangga hanya ada pada bagian depan bangunan atau teras bangunan. Untuk halaman dibuatlah blok – blok  batu seperti paving block namun ukurannya lebih besar yang mirip dengan gaya ala eropa. Biasanya bngunan – bangunan seperti ini terdiri lebih dari satu lantai dan biasanya juga digunakan untuk suatu pusat pemerintahan pada zamannya.